Lewati ke konten

Pelatihan dan sertifikasi Ahli K3 Listrik serta Teknisi K3 Listrik Kemnaker RI

Konsultasi awal gratis

Non-sertifikasi

Pelatihan Awareness Keselamatan Listrik dan LOTO

Kelas singkat non-sertifikasi untuk pekerja umum agar mengenali bahaya listrik, memahami batas kewenangannya, dan mematuhi prosedur lockout tagout.

Dua transformator dengan tanda peringatan bahaya listrik
Durasi
Umumnya 1 hari, dapat disesuaikan
Sertifikasi
Sertifikat keikutsertaan (bukan lisensi Kemnaker)
Metode
Teori singkat, demonstrasi, simulasi LOTO
Peserta
Operator, mekanik, pekerja umum
01

Tentang Program

Sebagian besar orang yang terpapar bahaya listrik di pabrik bukanlah teknisi listrik. Mereka adalah operator mesin, mekanik, petugas kebersihan, dan kontraktor yang bekerja di dekat panel, kabel, dan mesin bertenaga listrik. Kelas awareness ini dirancang untuk kelompok tersebut.

Pesertanya tidak dilatih untuk mengerjakan instalasi, tetapi untuk mengenali kondisi berbahaya, mengetahui apa yang tidak boleh disentuh, melaporkan temuan, dan mematuhi prosedur lockout tagout saat mesin diperbaiki atau dibersihkan.

Program ini bersifat non-sertifikasi. Peserta menerima sertifikat keikutsertaan, bukan lisensi K3 dari Kemnaker. Untuk kewenangan mengerjakan instalasi listrik, peserta perlu mengikuti jalur Teknisi K3 Listrik.

02

Tujuan Pelatihan

  • Mengenali bahaya sengatan, busur api, dan kebakaran listrik di area kerja
  • Memahami batas kewenangan pekerja non-listrik
  • Mampu mengikuti prosedur lockout tagout sebagai pekerja terdampak maupun pelaksana
  • Mengetahui tindakan pertama saat rekan kerja tersengat listrik
  • Terbiasa melaporkan kondisi instalasi yang tidak aman

Manfaat Pelatihan

  • Mengurangi kejadian mesin dihidupkan saat masih diperbaiki
  • Pekerja tidak lagi membuka panel atau memperbaiki kabel sendiri
  • Laporan kondisi tidak aman meningkat sebelum terjadi kecelakaan
  • Mendukung penerapan prosedur LOTO yang sudah dimiliki perusahaan
03

Siapa yang Perlu Ikut

  • Operator produksi
  • Mekanik dan teknisi non-listrik
  • Petugas kebersihan dan gudang
  • Kontraktor dan pekerja harian
  • Supervisor lini
04

Persyaratan Peserta

  • Tidak ada syarat pendidikan khusus
  • Mampu membaca dan menulis
  • Daftar peserta dari perusahaan
  • Bila tersedia: prosedur LOTO dan contoh gembok serta tag yang dipakai perusahaan
05

Kurikulum Pelatihan

Mengenal bahaya listrik

  • Bagaimana listrik melukai tubuh
  • Sengatan langsung dan tidak langsung
  • Busur api dan kebakaran listrik
  • Tanda-tanda instalasi tidak aman
  • Siapa yang berwenang mengerjakan listrik

Lockout tagout

  • Tujuan isolasi energi
  • Jenis energi berbahaya selain listrik
  • Langkah LOTO dari persiapan sampai pelepasan
  • Gembok pribadi, tag, dan lockout berkelompok
  • Kesalahan yang sering terjadi

Tindakan darurat

  • Memutus sumber listrik dengan aman
  • Memanggil bantuan dan petugas P3K
  • Gambaran pertolongan pertama korban sengatan
  • Pelaporan kejadian dan nyaris celaka
06

Rundown Pelatihan

  1. Sesi 1 — Bahaya listrik

    • Pembukaan
    • Mekanisme cedera listrik
    • Contoh kasus di tempat kerja
  2. Sesi 2 — Aturan dasar keselamatan

    • Batas kewenangan pekerja
    • Mengenali kondisi tidak aman
    • Cara melapor
  3. Sesi 3 — LOTO

    • Konsep isolasi energi
    • Demonstrasi perangkat
    • Simulasi langkah LOTO
  4. Sesi 4 — Darurat dan evaluasi

    • Respons saat ada korban sengatan
    • Kuis pemahaman
    • Penutupan
07

Yang Anda Dapatkan

  • Sertifikat keikutsertaan dari penyelenggara
  • Materi ringkas dan kartu saku langkah LOTO
  • Rekap hasil kuis peserta untuk perusahaan
08

Pertanyaan seputar Awareness Keselamatan Listrik & LOTO

Apakah peserta mendapat lisensi Kemnaker?

Tidak. Kelas ini non-sertifikasi dan peserta menerima sertifikat keikutsertaan. Lisensi K3 listrik hanya diperoleh melalui jalur Teknisi atau Ahli K3 Listrik.

Setelah ikut, apakah operator boleh memperbaiki listrik sendiri?

Tidak. Tujuan kelas justru menegaskan batas kewenangan. Pekerjaan pada instalasi listrik tetap dilakukan oleh personel yang berwenang.

Apakah materi bisa memakai prosedur LOTO perusahaan kami?

Bisa, dan itu yang kami sarankan. Kirimkan prosedur serta foto perangkat LOTO yang dipakai agar simulasi di kelas sama dengan praktik di lapangan.

Berapa jumlah peserta ideal per kelas?

Agar simulasi berjalan efektif, kelas sebaiknya tidak terlalu besar. Untuk jumlah peserta banyak, pelatihan dapat dibagi menjadi beberapa gelombang.

Artikel terkait

Program lainnya

Siap mengirim tim Anda untuk pelatihan?

Ceritakan kebutuhan Anda. Tim Pelatihan K3 Listrik akan membalas dengan rincian jadwal, persyaratan, dan penawaran resmi.